Pengertian sifat Jaiz Bagi Allah dan Contohnya

Pengertian sifat Jaiz Bagi Allah dan Contohnya – Selain sifat harus dan mustahil kecil} umat Muslim perlu mengimani sifat jaiz bagi Allah SWT. Jaiz secara simpel membuka istilah boleh.

Pengertian sifat Jaiz Bagi Allah dan Contohnya

Syekh Thahir Al-Jazairi dalam kitab Al Jawahirul Kalamiyah Fi Idhahil A’qidah Al Islamiyyah menyebutkan makna berasal dari pembawaan ini. Menurut beliau, pembawaan jaiz bagi Allah adalah “melakukan hal-hal yang dapat saja dan (atau) meninggalkannya, seperti dijadikannya manusia itu kaya atau miskin, sehat atau sakit, dan lain sebagainya”.

Sifat jaiz Allah sekedar datang satu, yakni fi’lu kulli mumkinin au tarkuhu yang bermakna Allah dapat saja melaksanakan sesuatu atau meninggalkannya.

Allah SWT menciptakan segala sesuatu tanpa paksaan, dikarenakan Ia resmikan karakter Qudrat (kuasa) dan Iradath (kehendak). Maka boleh-boleh saja bagi Allah untuk meniadakan suatu hal kompatibel kehendak-Nya.

Contoh sifat Jaiz Bagi Allah

Salah satu semisal sifat jaiz bagi Allah termaktub dalam Alquran Surat Ali Imran ayat 26 yang berbunyi:

“Katakanlah: ‘Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau memberi kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan berasal dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. sebenarnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Hamida Faiqiyal Husna dalam Materi Akidah didalam Kitab Fath Al-Majid memberi semisal dua kebebasan yang dimiliki Allah SWT, yakni

Kebebasan untuk mencipta atau tidak mencipta sesuatu
Kebebasan untuk mengatur seluruh makhluk cocok yang Dia kehendaki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *