Apa arti Cinta Menurut Islam ? Ini Dalil dan Bentuk-bentuknya

Apa arti Cinta Menurut Islam ? Ini Dalil dan Bentuk-bentuknya – Cinta sudah ada sejak zaman Nabi Adam diciptakan dan dipertemukan bersama pasangan hidupnya, Siti hawa Tanpa keberadaan cinta, orang-orang akan menjadi hampa. lantas apa istilah cinta menurut Islam?

Apa arti Cinta Menurut Islam ? Ini Dalil dan Bentuk-bentuknya

Merangkum buku Bingkai Kasih Khazanah Jiwa karangan Kazuhana El Ratna Mida (2016: 13), makna cinta menurut Islam adalah limpahan kasih sayang Allah SWT kepada semua makhluknya. agar Allah menciptakan manusia dan isinya bersama segala kesempurnaan.

Dalam pengertian lain, Islam mendeskripsikan cinta sebagai dasar persaudaraan antarmanusia dan perasaan yang melandasi hubungannya dengan makhluk lain seperti pada hewan dan tumbuhan.

Adapun ayat-ayat yang menjelaskan perihal cinta adalah:

Dalil Cinta di dalam Alquran

1. Al Imran ayat 14

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ۗ ذَٰلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ

Artinya: “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak berasal dari type emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah media ulang yang baik (surga).” (QS. Al Imran ayat 14).

2. Al Hujurat ayat 7

وَاعْلَمُوا أَنَّ فِيكُمْ رَسُولَ اللَّهِ ۚ لَوْ يُطِيعُكُمْ فِي كَثِيرٍ مِنَ الْأَمْرِ لَعَنِتُّمْ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ حَبَّبَ إِلَيْكُمُ الْإِيمَانَ وَزَيَّنَهُ فِي قُلُوبِكُمْ وَكَرَّهَ إِلَيْكُمُ الْكُفْرَ وَالْفُسُوقَ وَالْعِصْيَانَ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الرَّاشِدُونَ

Artinya: “Dan ketahuilah olehmu bahwa di kalanganmu hadir Rasulullah. andaikata ia menuruti kemauanmu dalam beberapa urusan benar-benarlah kamu mendapat ada problem tetapi Allah menjadikan anda “cinta” kepada keimanan dan menjadikan keimanan itu indah di di dalam hatimu dan juga menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengkaji berjalan yang lurus,” (QS. AL Hujurat ayat 7).

3. Ar Rum ayat 21

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Artinya: “Dan di antara ciri-ciri kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri berasal dari jenismu sendiri, agar kamu condong dan terasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. kenyataannya pada yang demikianlah itu memanglah terdapat ciri-ciri bagi kaum yang berfikir.” (QS. Ar Rum ayat 21).

Bentuk-Bentuk Cinta

Ada bermacam wujud cinta di dalam kehidupan manusia. Mengutip buku Cinta Berablut Takwa oleh Suktron Abdilah (2019: 88), selanjutnya bentuk-bentuk cinta menurut pandangan Islam dan para ulama.

1. Cinta kepada Allah SWT

Kedudukan cinta yang paling tinggi bagi manusia adalah cinta kepada Allah. Umat Muslim yang mencintai Allah akan selamanya mengupayakan untuk mengkaji segala perintah dan menjauhkan larangan-Nya. Sebagaimana disebutkan di dalam firman Allah SWT pada Surat Al Baqarah ayat 165.

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَتَّخِذُ مِنْ دُونِ اللَّهِ أَنْدَادًا يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ اللَّهِ ۖ وَالَّذِينَ آمَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِلَّهِ ۗ وَلَوْ يَرَى الَّذِينَ ظَلَمُوا إِذْ يَرَوْنَ الْعَذَابَ أَنَّ الْقُوَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا وَأَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعَذَابِ

Artinya: “Dan diantara manusia hadir orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan tak hanya Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman mereka amat mencintai Allah.” (QS. Al Baqarah: 165)

2. Cinta pada Alam Sekitar

Setelah mencintai Allah yang merupakan pencipta semua mengisi alam semesta, secara otomatis seorang hamba termasuk bakal mencintai segala yang diciptakan-Nya dan mengusahakan untuk menjaganya. Rasa cinta kepada alam kurang lebih bakal diwujudkan bersama menjaga kebersihan lingkungan, memelihara tumbuhan, dan juga menyayangi hewan.

3. Cinta terhadap Sesama Manusia

Dalam Islam, cinta kepada manusia terhitung merupakan perwujudan dari cinta kepada Allah. jikalau seseorang mencintai Allah, ia termasuk bakal mencintai manusia lainnya. hal inilah yang mendorong manusia untuk berbuat baik kepada sesamanya.
Alquran menuturkan bahwa Allah menciptakan manusia supaya saling mengenal dan mengasihi. Sebagaimana firman Allah didalam Surat Al Hujurat ayat 13.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

“Wahai manusia, sebetulnya kami menciptakan anda sekalian berasal dari seorang laki laki dan seorang perempuan, dan menjadikan anda sekalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu sekalian saling mengenal. kenyataannya orang-orang yang paling mulia di pada anda sekalian di segi Allah ialah orang-orang yang paling takwa di antara kamu sekalian. sebenarnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS. AlHujurat ayat 13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *