6 Macam sinyal Waqaf dan Contohnya didalam Alquran – tanda waqaf adalah tajwid didalam Alquran sebagai tanda untuk menghentikan bacaan. didalam ilmu tajwid, datang macam-macam sinyal waqaf dan contohnya yang membutuhkan dimengerti kala membaca Alquran.
6 Macam Sinyal Waqaf Dan Contohnya Didalam Alquran
Dikutip dari buku ilmu Tajwid Praktis oleh Muhammad Amri Amir, secara bhs waqaf artinya menghambat sedang menurut istilah waqaf artinya memutus suara di akhir kalimat bersama dengan target mencuri napas.
Ada beberapa isyarat waqaf di dalam Alquran yang digunakan untuk menghentikan bacaan, yaitu م, لا , صلى, قال, ج, (.’. …. .’.). supaya lebih menyadari mengenai beberapa ciri waqaf, saksikan penjabaran berikut
Tanda Waqaf dan Contohnya didalam Alquran
Dikutip dari buku Metode Membaca, Menghafal, dan Menajwidkan al-Qur’an al-Karim oleh Muhammad Mahmud Abdullah, tersebut penjelasan soal isyarat waqaf dan misal di dalam bacaan Alquran.
1. sinyal م
Tanda waqaf (م ) disebut bersama dengan waqaf lazim jika berjumpa tanda tersebut ketika membaca Alquran diwajibkan untuk berhenti. dikarenakan (م) pertanda bahwa tidak ada kolerasi makna kalimat pada mulanya dengan kalimat selanjutnya.
Contoh isyarat waqaf (م ) terdapat dalam surat Yasin ayat 76:
فَلَا يَحْزُنْكَ قَوْلُهُمْ ۘاِنَّا نَعْلَمُ مَا يُسِرُّوْنَ وَمَا يُعْلِنُوْنَ
2. sinyal waqaf قال
Tanda Waqaf قال disebut bersama dengan isyarat waqaf kafi. disaat menemukan tanda ini, hukumnya boleh berhenti atau meneruskan bacaan. sedangkan akan lebih baik untuk menghentikan bacaan tersebut.
Contoh tanda waqaf قال, tercantum di dalam surat Al-Maaida ayat 38:
بِمَا كَسَبَا نَكَالًا مِّنَ اللّٰهِ ۗوَاللّٰهُ عَزِيْزٌ حَكِيْمٌ
3. sinyal waqaf صلى
Tanda waqaf صلى disebut bersama dengan waqaf Hasan. disaat menemui isyarat berikut maka boleh meneruskan bacaan atau menghentikan bacaan. tetapi bakal lebih baik untuk meneruskan bacaannya.
Contoh sinyal waqaf صلى terletak didalam surat Az-Zukhruf ayat 44:
وَإِنَّهُۥ لَذِكْرٌ لَّكَ وَلِقَوْمِكَ ۖ وَسَوْفَ تُسْـَٔلُونَ
4. isyarat waqaf ج
Tanda ج disebut dengan isyarat waqaf jaiz. dikala membaca Alquran dan bertemu dengan tanda ج , diperbolehkan untuk meneruskan atau menghentikan bacaannya. isyarat ج berwujud proporsional maksudnya tidak datang yang lebih baik di antara keduanya.
Contoh tanda waqaf ج terletak didalam surat Az-Zukhruf ayat 35:
وَزُخْرُفًا ۚ وَإِن كُلُّ ذَٰلِكَ لَمَّا مَتَٰعُ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۚ وَٱلْءَاخِرَةُ عِندَ رَبِّكَ لِلْمُتَّقِينَ
5. sinyal Waqaf (.’. …. .’.)
Tanda (.’. …. .’.) disebut bersama dengan isyarat waqaf al muraqabah. kala bersua dengan isyarat tersebut dibolehkan untuk menghentikan bacaan pada tidak benar satu di antaranya. sedangkan tidak dianjurkan untuk berhenti di keduanya.
Contohnya tanda (.’. …. .’.) terdapat dalam surat Al Baqarah ayat 2:
ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيْهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَۙ
6. sinyal لا
Tanda لا disebut bersama dengan sinyal waqaf laa washal. seandainya kala membaca Alquran dan bertemu bersama sinyal لا bermakna adalah untuk meneruskan bacaan. Haram hukumnya untuk menghentikan bacaan antara sinyal لا.
Contohnya terdapat didalam surat Al Imran ayat 181.
لْاَنْۢبِيَاۤءَ بِغَيْرِ حَقٍّۙ وَّنَقُوْلُ ذُوْقُوْا